Kamis, 22 Mei 2014

Pulau Tidung Wisata Aternatif Warga Jakarta

0 komentar
Untuk sebagian warga Jakarta dan sekitarnya memilih wisata Pulau Tidung selain puncak untuk liburan akhir pekan. Waktu libur yang cuma dua hari ini dianggap sangat pas untuk berkumpul bersama keluarga di tengah-tengah rutinitas yang menjemukkan.

Kenapa Pulau Tidung? Sebagaimana yang diketahui, pulau ini merupakan satu kawasan wisata bahari aternatif yang murah bagi warga Jakarta yang mulai bosan dengan suasana puncak. 

Stigma wisata bahari memang cocok melekat pada Pulau Tidung, bagaimana tidak pulau terbesar dalam kawasan Kepulauan seribu ini mempunyai beberapa keunggulan dalam hal perairan. Maka tak akan mengherankan jika wisatawan baik lokal atau asing memlih Pulau Tidung, selain tentunya harga terjangkau alias murah.

Sebagaimana dilansir dari trisna-tidung.com, pulau ini mempunyai beberapa kawasan yang akan meleyapakan segala macam rutinitas selama ini. Dari suguhkan pemandangan bawah laut. Bagi yang berniat berkunjung, jangan pernah menyia kesempatan bermain dengan ikan penuh warna ini.

Yups, para penyelam akan disuguhkan terumbu karang serta ikan-ikan penuh warna akan menghampiri para penyelam tanpa ada rasa takut. Tak hanya kenikmatan dalam laut, wisatawan juga dapat menikmati dengan puas dan tantangan aneka ragam permainan air, seperti banana.


Jika sudah merasa puas, maka pilihan terbaik adalah santai di atas hamparan pasir putih nan lembut. Sambil menikmati pemandangan indah, wisatawan dapat menikmati ikan bakar, terserah mau mancing sendiri atau ingin lebih praktis.

Pilihan untuk santai juga bisa atas jembatan penghubung antara pulau tidung besar dengan tidung kecil. Jembatan yang bernama jembatan cinta ini sangat cocok bagi mereka yang berpasangan. Selain suasana romantis yang didapat, sekalian membenarkan mitos pada jembatan tersebut.

Cerita tentang mitos itu sendiri, silakan buka aja pada buktikan mitos cinta di jembatan cinta Pulau Tidung.
Selamat menikmati wisata Pulau  Tidung

Jumat, 16 Mei 2014

Mengenal Pulau Tidung

0 komentar
Bagi wisatawan yang sering kali ke Pulau Tidung sudah paham benar tentang keindahan pulau tidung sebagai wisata bahari. Namun, bagi mereka yang baru atau berniat merasakan deburan ombak, pasir putih, atau suasana romantis di jembatan cinta, maka perlu mengenal karekter pulau tersebut untuk mempersiapkan diri.

Pasalanya, hal ini akan berpengaruh besar dalam hal kenyaman dan kenikmatan para pengunjung. Enggak asik banget saat berkunjung ternyata Anda dipusingkan dengan hal-hal teknis.


Apa saja itu, disini ada beberapa hal bisa dijadikan pegangan saat Anda berkunjung ke pulau ini, antara lain:

Jangan Menghafal Nama Jalan

Jangan pernah sekali-kali menghapalkan jalan. Soalnya, pulau yang masih masuk dalam kawasan Propinsi DKI Jakarta tidak ada nama jalan dengan jalan-jalannya terbilang kecil dan kotak-kotak seperti labirin.

Jadi pilihan terbaik adalah menghapalkan atau mencatat nomor rumah yang menjadi penginapan Anda. Jika ingin lebih aman Anda menjepret petunjuk rumah atau hal lain yang anda temukan ketika diperjalanan. Langkah ini sebagai sebagai antisipasi anda tidak nyasar


Penginapan

Jangan berharap menemukan hotel atau losmen sebagai tempat penginapan yan nyaman. Kendati demikian, wisatawan Pulau Tidung tak perlu khawatir. Soalnya, semua rumah disulap sebagai penginapan secara langsung oleh warga.

Penginapan-penginapan tersebut memiliki fasilitas berupa AC dan kamar mandi yang terletak di dalam. Beberapa juga dilengkapi televisi. Harga penginapan tersebut bisa dinego sesuai dengan jumlah orang yang akan menginap di sana.

Waktu Terbaik Untuk Berkunjung
Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Pulau Tidung? Untuk lebih asiknya berkunjunglah pada bulan April sampai dengan Oktober. Karena cuaca cenderung cerah. Di luar bulan-bulan tersebut badai angin musim barat dan kiriman dari daerah Jakarta akan banyak menghampiri pulau ini.

Bawa Uang Tunai

Disarankan atau lebih dianjurkan membawa uang tunai secara lebih. Soalnya,di pulau tidung tidak ada ada ATM di Pulau Tidung maka sebaiknya anda membawa uang tunai yang lebih dari perkiraan biaya berlibur.

Sinyal Handphone Dan Internet

Untuk soal jaringan untuk komunikasi atau memposting hasil jepretan-jepretan selama di Pulau Tidung gak usah khawatir. Soalnya, sinyal handphone untuk provider telekomunikasi tertentu di Pulau Tidung sangat bagus. Akses internet dengan menggunakan modem dan SIM card pun terasa sangat cepat.

Becak Dan Sepeda

Untuk sewa sepeda dikenakan harga sekitar Rp 15.000. Sedangkan becak bermotor dikenakan biaya mulai dari harga Rp 5.000. Pada akhir pekan, sewa sepeda di sini sangat laku. Jadi anda sebaiknya langsung mencari tempat penyewaan sepeda ketika berkunjung ke pulau Tidung.
Posted in artikel    | Tagged keindahan pulau tidung, paket wisata pulau tidung, Pulau Tidung, wisata bahari pulau tidung, wisata murah pulau tidung, wisata pulau tidung    | Leave a comment | Edit   
Mengenal Lebih Dekat Wisata Pulau Tidung
Posted on April 30, 2014 by Saffanah Tidung   

Kamis, 15 Mei 2014

Benarkah Mitos "Cinta" di Jembatan Pulau Tidung?

0 komentar
kabar mengenai mitos cinta di Jembatan Pulau Tidung telah berdar cukup luas, hampir setiap wisatawan baik lokal maupun asing rasanya kurang afdol jika tak melintasi jembatan yang menghubungkan pulau tidung kecil dengan Pulau Tidung besar. Yups, jembatan ini bahkan menjadi salah satu keunggulan warga Pulau terbesar di kepulauan seribu.



Berdasar artikel yang diulas www. trisna-tidung.com dijabarkan mengenai mitos itu sendiri yang bermula dari cerita yang terus berkembang. P
ada dulu kala sebelum Pulau Tidung dipenuhi homestay seperti saat ini, hanya ada dua penginapan yang tersedia. Penginapan khusus laki-laki dan penginapan khusus perempuan. Dimana ketika pada waktu itu ada masing-masing pria dan wanita pengunjung pulau merasa saling tertarik dan berjanji akan bertemu di atas jembatan. Tak disangka pertemuan tersebut ternyata berujung hingga pelaminan.

Cerita itu terus berkembang dan membua penasaran bagi siapa saja yang berkunjung ke Pulau ini, mereka yang berpasangan akan melintasi jembatan secara bergandengan, maka cinta sepasang kekasih ini akan langgeng hingga terikat pada tali pernikahan.

Sedangkan bagi yang masih jomblo atau belum mempunyai kekasih tak usah galau, sebab cinta terhadap akan bisa terwujud dengan syarat bersedia  memunihi segala tantangan. Apa itu, melompat dari ketinggian jembatan sambil merenungkan orang yang menjadi pujaan hati, berani mencoba?

Tertarik membutikan kebenaran tersebut, silakan hub alamat web ini  http://www.trisna-tidung.com/

Wisata Bahari Pulau Tidung, Antara Mitos dan Sejarah

0 komentar
pulau tidung Wisata bahari Pulau Tidung mempunyai keindahan alam bawah laut yang begitu mempesona. Keindahan ini membuat wisatawan lokal maupun asing rela meluangkan waktu agar dapat menikmatinya.

Bagaimana tidak, setiap pengunjungi akan disuguhkan ikan-ikan penuh warna menghampir penyelam dengan terumbu karang yang begitu elok. Sedangkan wisatawan yang enggan menyelam, mereka bisa berbaring santai di hamparan lembut pasir putih sambil menikmati ikan bakar. 

Tak hanya keindahan alam, Pulau Tidung juga menyuguhkan pesona ‘jembatan cinta’ yang menghubungkan antara pulaut tidung kecil dengan pulau tidung besar dan juga disertai mitos mengenai keabadian cinta.
Disebutkan, jika pasangan melintas sambil bergandengan tangan, maka cinta mereka akan berujung pada pernikahan. Sedangkan bagi yang jomblo dianjurkan melompat dari jembatan cinta sambil memikirkan siapa yang akan ditembak.

Sejarah Pulau Tidung


Mengenai sejarah Pulau seluas 52 hektar dan didiami sekitar 5.000 jiwa beredar kabar, kata Tidung berasal dari seorang Raja suku Tidung,  Kuala Malinau, Kalimantan Timur .

Kebenaran akan sejarah ini diperkuat dengan ditemukan makam raja, yang  awalnya terletak di ujung barat dan pada tahun 2011 jenajah dipindahkan ke area pemakaman saat ini. Dalam pemindahan dihadiri oleh keluarga Raja Pandita yang berasal dari Pulau Tidung dan aparat pemerintahan baik dari Kuala Malinau maupun dari Pulau Tidung dan Kepulauan Seribu.

 Bagaimana tertarik untuk berkunjung ke Pulau Tidung, bagi mereka yang tertarik tak perlu khawatir. Soalnya, selain mudah dijangkau wisata ke pulau tidung ini juga dapat ditempuh dengan mudah, yakni dari Jakarta Utara baik dari pelabuhan Muara Angke atau pelabuhan Marina Ancol. Untuk yang bertempat tinggal di Tangerang, bisa melalui Pelabuhan nelayan Wiro Saban.

Agar lebih nyaman dan mengasikkan silakan hub agen wisata Eris Tour d Travel

Senin, 05 Mei 2014

Menteri Nuh Terpukau Lihat Sekolahan Pulau Tidung

0 komentar
http://pulautidungsaffanah.com/, paket wisata pulau tidung, pulau tidung, wisata murah pulau tidung
Kabar Pulau Seribu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh mengunjungi  dua Sekolah Menengah Pertama (SMP ) dan  satu Madrasah Tsanawiyah Negeri  atau (MTSN) di Pulau Tidung dan Pulau Untungjawa, Kepulauan Seribu Selatan. Hal tersebut guna memantu langsung proses berjalannya Ujian Nasional (UN) 2014 untuk tingkat SMP dan sederajatnya yang dilaksanakkan secara serentak hari ini, Senin (5/3).

 Nuh tiba sekitar pukul 07.00 di Pulau Tidung dengan mengendarai kapal cepat. Begitu sampai di dermaga, dia langsung menuju ke sekolah. Bangunan tersebut berlantai dua dengan lingkungan masih di pesisir pantai.


 Tengah-tengah kunjungan, ia mengaku terkagum-kagum melihat bangunan SMP 241 Pulau Tidung yang didominasi dengan abu-abu dan putih dengan pulasan cat yang masih terang. Dari beranda di lantai dua sekolah, terpapar hamparan Laut Jawa. "Bagus ya, sekolahnya. Sekolahnya kita lihat sangat memadailah di pulau terpencil ini," ujar Nuh

Nuh tidak berlama-lama berada di sekolah tersebut. Dia melanjutkan sidaknya ke sekolah lain yang masih berada di Pulau Tidung, yakni MTs-N 26 Jakarta. Selanjutnya, ia meneruskan sidak ke Pulau Untung Jawa.

UN 2014, Mendikbud Tinjua Pelaksanaan di Pulau Seribu

1 komentar
pulau tidungKabar Pulau Seribu,-  Ujian Nasional (UN) 2014 untuk tingkat SMP dan sederajatnya  yang berlangsung secara serentak hari ini, Senin (5/3). Untuk mengati dalam pelaksanaan UN tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)  Muhammad Nuh  langsung meninjau secara langsung, yakni dua Sekolah Menengah Pertama (SMP ) dan  satu Madrasah Tsanawiyah Negeri  atau (MTSN) di Pulau Tidung dan Pulau Untungjawa, Kepulauan Seribu Selatan.

Setiba di lokasi sekitar  sekitar pukul  07.15,  Muhammad Nuh bersama rombongan langsung berkeliling sekolah guna mengecek kesiapan dan pelaksanaan  UN. Dia pun terlihat sesekali bertanya kepada para siswa dan pengawas ujian.

Ia menjamin  pelaksanaan UN kali ini  tidak ada kebocoran soal. “Kami belum mendapatkan laporan adanya kebocoran atau dugaan kebocoran. Dan isu bocoran jawaban yang SMP  ini jauh lebih berkurang dibandingkan degan isu jawaban yg untuk tingkat SMA/MA jadi relatif lebih aman,” katanya.



Ia juga mengklaim tidak ada masalah dalam logistik soal ujisn. Hal itu, lanjutnya, dapat terlihat dengan dilaksanakannya UN secara serentak di seluruh Indonesia, meskipun pulau-pulau terkecil. “Tidak ada masalah, Alhamdulillah distribusi logistic soal ujian berjalan dengan lancer,” tambahnya.

Dia berpandangan, UN merupakan hal yang penting bagi pelajar.  Ujian Nasional adalah anak tangga karir akademik dari para siswa untuk melanjutkan ke tingkat selanjutnya, diharapkan para siswa mengeluarkan semua kemampuan yang dimilikinya agar bisa lulus dari  UN tersebut.

Sabtu, 03 Mei 2014

0 komentar

Jumat, 02 Mei 2014

Bupati Asep Ajak Para Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kepulauan Seribu

0 komentar
Peringatan hari pendidikan yang jatuh pada Jumat (2/05/2014) dirayakan sejumlah daerah tak terkecuali Pulau Pramuka, Kab Kepualaun Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Bertemakan "Pendidikan Peradaban Indonesia Yang Unggul," yang mana  pemerintah akan terus mengupayakan peningkatan sumber daya manusia untuk peradaban yang unggul di tahun ini dan yang akan datang.

Dalam perayaan yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupa
ten Admininistrasi Kepulauan Seribu, Bupati Kepulauan Seribu, Asep Syarifudin mengajak setiap guru untuk terus meningkatkan pendidikan demi masa depan yang lebih baik. Mari kita bersama-sama mensuksekan serta mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan untuk generasi emas kita raih kejayaan yang unggul," katanya

Dalam meningkatkan pendidikan, menurutnya ada beberapa point penting untuk disampaikan. "Saya ingin meyampaikan beberapa point penting dalam peringatan Hardiknas 2014, yaitu mempermuda akses mendapatkan pendidikan, peningkatan kualitas pendidikan, serta didukung guru yang terampil dan tentunya juga harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai," ujarnya.

pendidikan di kepulauan seribu, kata dia, dari tahun ke tahun mutu pendidikan di Kepulauan Seribu terus mengalami peningkatan yang signifikan, bahkan banyak pula pelajar Pulau Seribu yang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang ada disekitar Kepulauan Seribu.



Memang meskipun diakui dirinya, berbicara pendidikan masih banyak agenda dan persoalan yang belum terselesaikan disektor pendidikan, namun pihaknya optimis pada tahun-tahun yang akan datang dunia pendidikan di Indonesia bisa lebih baik lagi. "Semua itu tentu menjadi tanggungjawab kita bersama baik itu pemerintah, swasta dan masyarakat sehingga tidak terpisahkan untuk pemberdayaan masyarakat, "himbaunya.

Kamis, 01 Mei 2014

Nelayan Pulau Seribu Keluhkan Turunnya Hasil Tangkapan Ikan

0 komentar
nelayan pulau seribu
Sudah dua bulan ini hasil tangkapan para nelayan yang berada di wilayah Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Adminitrasi Kepulauan Seribu menurun draktis. Padahal, menurut mereka, saat ini adalah musim panen ikan maka sudah seharusnya tangkapan yang mereka melimpah. 

Kondisi yang demikian membuat nelayan merasa heran dan tak bisa berbuat banyak. "Saya merasa heran kenapa dalam dua bulan ini hasil tangkapan  ikan menurun draktis. Seminggu bisa tidak dapat ikan selama pergi melaut, entah apa penyebabnya kami semua juga merasa heran, " tutur Sunardi (34) nelayan asal RT 004/01 Pulau Panggang.

Dia menilai, jika melihat dari musim, pada bulan ini merupakan musim panen ikan, lalu kenapa tangkapan menurun. " Karena itu, kami benar-benar kaget. Apa mungkin faktor alam atau limbah sampah, kalau terus seperti ini terus bagaimana bisa menghidupi anak dan istri dirumah," ujar nelayan sudah sudah 17 tahun malang melintang diperairan Pulau Seribu.

Tankapan yang menurun, lanjutnya, membuat dirinya mengalami kerugian bahkan untuk mengembalikan modal melaut tak sebanding. Banyangkan saja, hasil tangkapan ikannya terkadang tidak bisa untuk mengembalikan modal yang dikeluarkan, bahkan ia menilai lebih besar pasak dari pada tiang. "Bayangkan, tiap gari pulang-pergi melaut minimal 10 liter solar perhari atau sekitar Rp 150.000, tetapi ikan yang kita tanggap terkadang tidak sesuai dengan harapan," katanya.

Ia mengaku, hasil tangkapan ikan rata-rata hanya 40 kg dalam sehari, sementara untuk harga tahun ini ikan tongkol sebesar Rp 13000/kg di pemborong, sedangkan untuk yang diecer atau dijual keliling seharga Rp 18000/kg sementara untuk ikan jenis Balong hanya Rp 12000/kg di pemborong.